Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan para pejabat pajak yang baru dilantik untuk tidak tergiur suap, sebagaimana kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Ia bahkan menyinggung temuan KPK dari pengusutan kasus dugaan suap itu bahwa ada pegawai Ditjen Bea Cukai yang menggunakan safe house khusus hasil sewaan untuk menyimpan uang dan emas alias logam mulia hasil korupsinya.
"Artinya ada sebagian pegawai kita yang belum menjalankan pekerjaannya dengan baik dan lurus," kata Purbaya saat melantik 40 pejabat pajak di jabatan barunya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
"Masih ada yang terima uang tuh, ada safe house katanya, ada uang sekian, ada emas tiga kilo dan lain-lain, artinya kita masih belum bersih," tegasnya.
Oleh sebab itu, dengan proses rotasi yang telah ia jalankan sejak pekan lalu hingga saat ini, baik di Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak, para pejabat di kedua instansi itu segera berbenah dan menjaga nama baik Kementerian Keuangan.
"Ke depan teman-teman memperbaiki image bea cukai dan pajak. Yang pajak kan kena di Kalimantan, Bea Cukai di sini, ini terjadi berkali kali dan kalau kita enggak hati-hati akan terjadi terus. Kalau di masa lalu kan pimpinan sebelumnya enggak ada yang kena kan," ucap Purbaya.
Ia pun memberi pesan supaya para pejabat yang baru dilantik serius mengawasi kinerja bawahannya masing-masing supaya tidak melakukan tindak pidana korupsi. Bila ada bawahan yang terkena korupsi, itu menurutnya tanggung jawab atasan langsungnya.
"Enggak bisa lagi kita bilang oh itu di bawah saya terlalu jauh, anda harus mengawasi itu. Karena pada akhirnya kalau begini terus, dirjen-dirjen dan saya juga kena, enggak bisa lari. Tapi sekarang kita coba perbaiki secepatnya," papar Purbaya.
Sebagaimana diketahui, KPK menemukan ada pegawai bea cukai yang menggunakan safe house khusus untuk menyimpan uang dan uang mulia hasil korupsinya. Setidaknya ada enam tersangka yang ditangkap KPK dalam kasus dugaan suap di DJBC.
"Ya, ini memang diduga para oknum dari Dirjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang, kemudian tadi logam mulia, jadi memang disiapkan secara khusus untuk tempat penyimpanan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2) malam.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)

