Modus Penipu HP Kuras Rekening Warga RI, Indosat Beberkan Datanya

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Fitur Anti-spam dan Anti-scam Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berhasil menyaring 2 miliar ancaman selama 6 bulan setelah diluncurkan. Penipuan tersebut terdiri dari panggilan, pesan hingga link yang terkait spam dan penipuan.

"Kami telah memberi peringatan kepada 2 miliar scam dan penipu. Kami telah mempersulit hidup mereka," kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dalam acara "Media Update Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam" di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Fitur tersebut juga telah digunakan 2,5 juta orang telah mengaktifkan aplikasi ponsel. Selain itu lebih dari 124 ribu nomor tercatat digunakan aksi penipuan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria ditemui di Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)Foto: Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria ditemui di Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria ditemui di Jakarta, Jumat (6/2/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Selain itu, fitur penipuan juga mencegah potensi kerugian mencapai US$500 juta. Lebih dari 95% pelanggan disebut telah merasa lebih terlindungi oleh fitur tersebut.

Vikram mengatakan akan ada sejumlah fitur baru dan produk di masa depan. Pihaknya ingin memastikan pelanggannya merasa aman dimanapun mereka berada.

"Baik melalui OTP, SMS, atau panggilan telepon. Kami ingin memastikan kami memberikan jaminan itu," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria mengatakan pencapaian fitur anti spam dan anti scam milik Indosat menjadi cara menyelamatkan potensi penipuan pada puluhan juta keluarga.

"Dalam 6 bulan pertama, sistem ini telah mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berisiko. Berarti setiap hari rata-rata 33 juta lebih pelanggan terhindungi oleh sistem ini," jelasnya.

"Ini bukan sekedar angka, ini adalah puluhan juta keluarga yang terselamatkan dari potensi penipuan," dia menambahkan.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa bertindak sendiri untuk masalah ini. Butuh peranan aktif dari semua pihak, mulai dari stakeholder, pemangku kepentingan, khususnya sektor swasta seperti Indosat.

"Dan inisiatif ini adalah contoh cemerlang bagaimana industri dapat berkontribusi secara proaktif untuk menciptakan ekosistem yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh rakyat Indonesia," jelas Nezar.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |