Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang emas PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) membukukan laba tahun berjalan sebesar US$102,52 juta pada tahun 2025. Perolehan itu melonjak 884,8% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan tahun 2024 sebesar US$10,41 juta.
Kenaikan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$496,23 juta, meningkat 72,53% yoy dari US$287,62 juta pada 2024. Bila dirinci, pelanggan domestik menjadi kontributor utama pendapatan, yakni sebesar US$399,86 juta.
Dari segmentasi, pendapatan paling besar berasal dari penambangan emas sebesar US$434,86 juta. Selanjutnya, perdagangan dan pengolahan emas menghasilkan pendapatan sebesar US$61,37 triliun, dan pendapatan lain-lain nihil tahun ini.
Seiring dengan kenaikan itu, beban pokok penjualan ikut terkerek naik menjadi US$286,18 juta dari setahun sebelumnya sebesar US$227,1 juta. Lantas, laba bruto ARCI menjadi US$210,04 juta dari sebelumnya US$60,52 juta pada tahun sebelumnya.
Laba usaha Archi Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan menjadi US$203,95 juta, dibandingkan US$56,60 juta pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset Archi Indonesia meningkat menjadi US$1,03 miliar per 31 Desember 2025, naik dari US$865,4 juta pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, total liabilitas perusahaan milik Peter Sondakh itu tercatat sebesar US$663,83 juta pada akhir 2025.
(ayh/ayh)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)







