Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sejumlah daerah di Indonesia mampu mengalami pertumbuhan tinggi pada 2025, saat laju pertumbuhan sepanjang tahun itu di level 5,11% secara tahunan atau year on year (yoy).
Kepala BPS Amalia Adhininggar Widyasanti mengatakan, daerah pulau Jawa yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB pada 2025 dengan porsi 56,93% mampu tumbuh 5,30%, lebih tinggi dari catatan pada 2024 yang sebesar 4,93% yoy.
"Pertumbuhan ekonomi pada 2025 secara spasial tumbuh di semua pulau, dan kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB sebesar 56,93%," tegasnya saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Adapun untuk wilayah Sumatera, yang sebagiannya sempat ditimpa bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025 masih mampu tumbuh sebesar 4,81%, lebih cepat dari catatan 2024 sebesar 4,45% dengan kontribusi ke PDB nasional 22,22%.
Sementara itu, pertumbuhan yang tercepat terjadi di wilayah Sulawesi dengan besaran 6,23% yoy lebih tinggi dari catatan pada 2024 sebesar 6,18%.
Adapun lainnya, seperti Kalimantan pertumbuhannya merosot menjadi 4,79% pada 2025 dari catatan 2024 sebesar 5,53%.
Demikian juga untuk Bali dan Nusa Tenggara yang hanya tumbuh 4,87% dari tahun lalu pertumbuhannya mampu di level 5,07%.
Kondisi penurunan pertumbuhan lebih dalam terjadi untuk pulau Maluku dan Papua dengan pertumbuhan hanya 1,44%, merosot dalam dari posisi pertumbuhan pada 2024 yang sebesar 7,87%.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)