Kerek Harga Saham Apple 1.900%, Tim Cook Akan Lepas Jabatan CEO

3 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Apple, Tim Cook, akan melepaskan jabatan CEO di perusahaan teknologi tersebut. Ia meninggalkan warisan yang mengesankan setelah berhasil mengembangkan perusahaan hingga mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$4 triliun dari sebelumnya kurang dari US$350 miliar pada 15 tahun lalu.

Tim Cook akan mundur setelah harga saham Apple meroket sebesar 1.900%.

Penggantinya, John Ternus akan menghadapi tantangan besar. Nantinya, Ia akan membawa fokus baru pada perangkat keras seiring Apple yang sedang mempersiapkan diri pada era kecerdasan buatan (AI).

Mengutip Market Watch, rencana pengunduran diri Tim Cook akan dilakukan pada 1 September 2026, dan pada saat itu ia akan menjadi ketua eksekutif perusahaan. Posisi CEO akan digantikan oleh John Ternus, wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat keras Apple.

Artinya, Ternus akan menghadapi tantangan besar saat ia mengambil alih kepemimpinan perusahaan terbesar kedua di dunia. Ia harus menjadikan Apple sebagai kekuatan yang tangguh di bidang kecerdasan buatan sambil mengatasi kendala rantai pasokan yang melanda industri elektronik konsumen.

Diketahui, para investor sangat kecewa dengan peluncuran Apple Intelligence yang dianggap berantakan, yang mana pertama kali diumumkan pada 2024 namun terus ditunda. Apple diperkirakan akan memperkenalkan Siri yang sepenuhnya diperbarui pada September, didukung oleh model Gemini milik Google

Meskipun demikian, pergantian kepemimpinan ini mungkin menandakan fokus yang lebih besar pada perangkat keras bagi Apple ke depannya.

"Meskipun pergantian eksekutif di Apple jarang terjadi, kami berpendapat penunjukan John Ternus sebagai CEO masuk akal mengingat sejarah kepemimpinan perusahaan yang berakar pada bisnis perangkat keras inti, khususnya iPhone," tulis analis Evercore ISI, Amit Daryanani, dalam catatannya kepada klien.

Sementara, Analis Forrester Dipanjan Chatterjee berpendapat, di bawah kepemimpinan Ternus, Apple berpotensi memimpin perkembangan bentuk perangkat baru untuk era kecerdasan buatan (AI).

"Meskipun Cook telah menjaga laju pertumbuhan Apple tetap stabil, ia belum memimpin inovasi terobosan yang dapat mengubah posisi kompetitif Apple untuk dua dekade ke depan, seperti yang dilakukan [Steve] Jobs untuk iPhone," ujarnya.

Sebagai informasi, Ternus bergabung dengan tim desain produk Apple pada tahun 2001, memainkan peran kunci dalam peluncuran iPad, AirPods, dan banyak produk lainnya. Baru-baru ini, Ternus mengawasi peluncuran laptop murah Apple, MacBook Neo, yang disambut dengan antusiasme tinggi dari konsumen.

Saat Apple mengejar desain baru untuk iPhone, perusahaan ini dihadapkan pada melonjaknya biaya komponen karena permintaan chip memori dari pusat data AI melampaui pasokan.

Perusahaan-perusahaan kini dihadapkan pada pilihan sulit, yaitu menaikkan harga bagi pelanggan atau mengurangi kapasitas memori pada perangkat. Namun, agar Apple berhasil meluncurkan Apple Intelligence ke seluruh basis pengguna yang ada, perangkatnya memerlukan memori yang tangguh untuk mendukung beban kerja AI.

Tantangan yang Akan dihadapi oleh Ternus juga sempat dialami oleh Cook saat ia mengambil alih kepemimpinan dari CEO legendaris Steve Jobs. Cook mengarahkan pertumbuhan bisnis layanan Apple, memperluas perusahaan melampaui akar bisnis perangkat kerasnya. Ia juga memberikan fokus yang sangat intens pada rantai pasokan Apple, berkat pengalamannya sebelumnya sebagai kepala operasi perusahaan.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |