Jakarta, CNBC Indonesia - Ahli bedah jantung Jeremy London, M.D., membagikan daftar lima kebiasaan sehari-hari yang mempercepat proses penuaan tubuh kita.
Kebiasaan-kebiasaan ini bukan hanya memengaruhi hidup Anda sehari-hari, tapi juga berkontribusi pada perubahan sel, memicu peradangan, dan menambah beban ekstra pada jantung seiring waktu.
Berikut adalah 5 kebiasaan sehari-hari yang bikin Anda menua lebih cepat, menurut dr. Jeremy seperti dikutip dari Eating Well:
1. Malas bergerak
Lewat Instagramnya, dr. Jeremy menekankan bahwa gaya hidup yang jarak bergerak dapat mempercepat penuaan. "Jika Anda tidak bergerak, tubuh Anda akan kehilangan kemampuan bergerak."
Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat mendukung kemampuan Anda untuk tetap aktif secara fisik seiring bertambahnya usia. Sebaliknya, gaya hidup yang jarang bergerak dapat memiliki efek negatif seiring bertambahnya usia. Kemampuan tubuh untuk mengirimkan nutrisi menurun, dan fungsi mitokondria (produksi energi dalam sel Anda) mulai menurun dan keduanya dapat mempercepat proses penuaan.
2. Kurang tidur
Tidur bukan sekedar istirahat, tapi bagian penting dari proses pemulihan tubuh. Saking pentingnya tidur, sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup memiliki hubungan kuat dengan umur panjang. Tak heran, banyak orang memprioritaskan tidur dalam hidup mereka.
dr. Jeremy menekankan bahwa tidur yang cukup adalah kebutuhan, bukan kemewahan.
3. Makan sembarangan
Mengonsumsi pola makan yang buruk dan memiliki berat badan berlebih, terutama lemak visceral di sekitar organ, dapat meningkatkan peradangan, resistensi insulin, dan disfungsi metabolisme.
Fokuslah pada pola makan seimbang untuk melindungi jantung Anda.
4. Sering stres
Ketika stres dibiarkan, kondisi mental tersebut tidak hanya memengaruhi suasana hati Anda; tapi juga dapat memiliki efek jangka panjang pada tubuh.
dr. Jeremy menyoroti bahwa stres yang terus-menerus dan tidak terkendali dapat mempercepat penuaan. Beberapa penelitian bahkan mengaitkannya dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.
Ia menjelaskan bahwa stres yang terus-menerus dapat meningkatkan peradangan, mengubah regulasi DNA, dan memperpendek telomer (ujung pelindung di ujung kromosom yang terkait dengan penuaan).
5. Merokok
dr. Jeremy mencatat bahwa merokok dan vaping dapat mempercepat penuaan tubuh. Ia menjelaskan bahwa metabolit beracun dari kebiasaan ini meningkatkan stres oksidatif dan merusak DNA, yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Stres oksidatif berarti sel-sel Anda mengalami lebih banyak kerusakan daripada yang dapat diperbaiki dengan mudah. Seiring waktu, kondisi ini dapat memengaruhi organ vital dan kesehatan secara keseluruhan.
(hsy/hsy)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307862/original/009171400_1754487646-WhatsApp_Image_2025-08-06_at_20.27.15-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102047/original/017122200_1737427568-safee-sali_30ea701.jpg)


