FOTO Internasional
Reuters, CNBC Indonesia
26 October 2025 07:22
Lebih dari seribu demonstran Korea Selatan berkumpul di pusat kota Seoul pada 25/10/2025 untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap Presiden AS Donald Trump menjelang kunjungannya ke KTT APEC. REUTERS/Kim Hong-Ji
Para demonstran membawa plakat bertuliskan "Tolak Trump!" dan melambaikan spanduk bergambar karikatur Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Kim Hong-Ji
Para demonstran mengatakan mereka marah kepada Trump karena menuntut Korea Selatan untuk membayar investasi di muka sebesar $350 miliar di Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan tarif. REUTERS/Kim Hong-Ji
Sebelumnya pada tanggal 30 Juli, Trump mengatakan AS setuju untuk mengurangi bea masuk impor produk Korea Selatan menjadi 15% dengan imbalan Seoul berinvestasi $350 miliar di AS.REUTERS/Kim Hong-Ji
Namun, tarif otomotif AS masih berlaku karena kedua negara masih berselisih mengenai detail investasi tersebut. REUTERS/Kim Hong-Ji
Sementara Trump mengatakan Korea Selatan akan membayar "di muka," Korea Selatan mengatakan $350 miliar sebagian besar akan terdiri dari pinjaman dan jaminan, dengan investasi langsung yang terbatas, mengingat dampak besar pada pasar valuta asing. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pengunjuk rasa anti-Trump, Lee Mi-seon, warga Seoul berusia 42 tahun, mengatakan AS "bertindak seperti perampok... meminta kami untuk berinvestasi $350 miliar... terlalu memaksa." dikutip Reuters. Seperti diketahui, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung diperkirakan akan berunding dengan Trump pada 29 Oktober. REUTERS/Kim Hong-Ji
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)