Jakarta, CNBC Indonesia - Data terbaru pada 2025 menunjukkan, sekitar 8 dari 10 pemuda alias pria di Jakarta masih lajang alias belum menikah.
Mengacu pada data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 83,27% pria usia 16-30 tahun di Jakarta tercatat belum kawin. Angka ini menempatkan Jakarta di posisi ketiga secara nasional.
Lebih rinci, provinsi dengan persentase pria lajang tertinggi adalah Papua Pegunungan (85,1%), disusul Papua (84,57%), lalu Jakarta (83,27%).
Di bawahnya terdapat Aceh (81,38%), Nusa Tenggara Timur (80,76%), Papua Barat Daya (80,71%), Sumatera Utara (80,22%), Banten (79,58%), Maluku (78,96%), dan Bengkulu (78,9%).
Dengan proporsi lebih dari 80%, fenomena ini menegaskan bahwa status lajang masih menjadi kondisi dominan bagi pemuda di Jakarta saat ini.
Meskipun, tidak dijelaskan lebih lanjut mengapa fenomena ini banyak terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Jika terus berlanjut, bukan tidak mungkin populasi penduduk di negara kita akan terus berkurang ke depannya.
(ayh/ayh)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450746/original/023400300_1766159119-national-773x380.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429811/original/069766600_1764645013-000_32U79NY.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4788743/original/051969200_1711719823-0_063_1953517615_-_Copy.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427463/original/032259100_1764389259-Tomas_Trucha_2.jpg)