Jakarta, CNBC Indonesia - Riset terbaru menunjukkan Milenial dan Gen Z mengalami penuaan biologis yang jauh lebih pesat, dibandingkan generasi orang tua mereka pada usia yang sama.
Kondisi 'tua sebelum waktunya' ini didasarkan pada berbagai pemeriksaan penanda atau biomarker darah. Hal inilah yang diduga kuat menjadi jawaban misteri medis mengapa kasus kanker paru-paru, rahim, dan saluran pencernaan melonjak drastis di kalangan anak muda.
Mengukur Usia Sel Lewat Darah
Dalam studi ini, ilmuwan menganalisis data penanda darah dari 150 ribu lebih orang dewasa menggunakan metrik yang disebut 'PhenoAge'. Dikutip dari ScienceAlert, kondisi nyata kebugaran organ dan sel tubuh diukur lewat 9 biomarker darah spesifik, antara lain:
CRP (C-Reactive Protein): Penanda tingkat peradangan tubuh.
Glukosa dan Kreatinin: Indikator metabolisme gula dan fungsi ginjal.
Sel Darah Putih: Indikator sistem imun tubuh.
Ternyata hasilnya mengejutkan. Kelompok yang lahir pada tahun 1990-an atau Gen Z awal memiliki selisih usia biologis 92 persen lebih tinggi. Artinya, kondisi darah mereka jauh lebih tua, dibandingkan generasi yang lahir di akhir tahun 1960-an pada usia kronologis yang sama.
Sel Menua, Risiko Kanker Paru Naik 57 Persen
Secara medis, kanker muncul saat kerusakan genetik menumpuk di dalam sel, memicu pembelahan liar. Sebab, tubuh generasi muda menua lebih cepat, akumulasi kerusakan DNA akibat lingkungan modern terjadi dalam waktu singkat.
Data riset membuktikan setiap peningkatan skor penuaan biologis ini, risiko terkena kanker sebelum usia 55 tahun melonjak signifikan. Hubungan paling mengerikan ditemukan pada kasus kanker paru-paru, di mana risikonya meroket hingga 57 persen pada anak muda.
Para ilmuwan menemukan dua jenis penuaan biologis yang paling berpengaruh:
Penuaan Sistem Imun: Berkaitan erat dengan tingginya risiko kanker paru-paru dini.
Penuaan Jaringan Lemak: Berkolerasi kuat dengan risiko kanker kolorektal (usus besar).
"Studi seperti ini menunjukkan bahwa kanker mungkin dipengaruhi tidak hanya oleh perubahan di dalam sel individu, tetapi juga oleh perubahan lingkungan modern yang lebih luas di seluruh tubuh," pungkas David Scott, Direktur Cancer Grand Challenges.
Artikel selengkapnya >>> Klik di sini































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518107/original/009843500_1772463822-Persebaya_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496722/original/026716900_1770597145-5.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5249375/original/065795600_1749635323-viet_3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5174269/original/058441100_1742913019-20250325BL_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026-15.JPG)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5519387/original/022712600_1772553400-20260303IQ_Persija_Jakarta_vs_Borneo_Fc-7.jpg)


