Jakarta, CNBC Indonesia - PDB Inggris mengalami kontraksi sebesar 0,1% bulan ke bulan (month to month) pada April 2026, dalam pengumuman Jumat (12/6/2026). Hal ini menandai kontraksi pertama sejak Agustus tahun lalu, seiring dampak konflik Timur Tengah yang mulai mempengaruhi perekonomian.
Merujuk Badan Statistik Nasional, merujuk Trading Economics, output jasa turun 0,2%, dengan kontributor negatif terbesar adalah kegiatan administrasi dan jasa pendukung, yang turun 2,2%, serta seni, hiburan dan rekreasi (-4,3%). Perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi kendaraan bermotor, juga turun 0,4%.
Di sisi lain, informasi dan komunikasi memberikan kontribusi positif terbesar yaitu naik 1,1%. Sementara itu, output produksi datar setelah penurunan 0,2% di bulan Maret, karena kenaikan di sektor manufaktur dan pertambangan diimbangi oleh penurunan aktivitas utilitas dan air.
Sebaliknya, konstruksi tumbuh sebesar 0,1%. Secara tahunan, PDB meningkat 1,2%, laju yang sama seperti pada bulan Maret dan sedikit di bawah perkiraan sebesar 1,3%.
(sef/sef)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518107/original/009843500_1772463822-Persebaya_vs_Persib_Bandung.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5509184/original/062087100_1771660915-20260220AA_Jean_Mota-3.jpg)