Listrik Sempat Padam Bergilir, Bahlil Beberkan 3 Masalah Utamanya

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pihaknya bersama PT PLN (Persero) telah melakukan evaluasi menyeluruh. Terutama terkait stabilitas sistem kelistrikan di tengah pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir.

Menurut Bahlil, dalam pembahasan bersama Direktur Utama PLN saat rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, terdapat tiga persoalan utama yang menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

"Kami tadi membahas tentang keberlangsungan stabilitas pelayanan pemerintah, pelayanan PLN kepada masyarakat khususnya dengan terkait dengan listrik. Dan tadi, sama-sama Dirut PLN juga sudah kita bedah, ada tiga masalah," ujar Bahlil usai rapat bersama Presiden di Istana, Senin (22/6/2026).

Adapun, masalah pertama berkaitan dengan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG). Kemudian, persoalan kedua yakni menyangkut pemenuhan kebutuhan batu bara kalori medium yang digunakan PLN untuk proses pencampuran (blending) bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Ketiga, terkait dengan maintanance pembangkit

Ia menjelaskan kebutuhan batu bara PLN mencapai sekitar 154 juta ton per tahun. Sementara itu, penugasan Domestic Market Obligation (DMO) yang diberikan Kementerian ESDM kepada perusahaan tambang mencapai sekitar 180 hingga 190 juta ton per tahun.

"Yang sudah dikontrak oleh PLN 134 juta ton. Sebenarnya secara kontrak dengan PLN dengan pengusaha 134 juta untuk satu tahun. Sekarang kan baru bulan 6. Itu harusnya no issue. Ternyata yang PLN keluhkan itu atau PLN minta itu adalah kalori yang medium untuk blending," kata Bahlil.

Bahlil memastikan persoalan pasokan batu bara tersebut saat ini telah mendapatkan solusi setelah pemerintah turun tangan membantu PLN dan para pemasok. Ia pun meminta PLN untuk mempercepat pelaksanaan maintenance sejumlah fasilitas kelistrikan.

"Nah, sudah kita pastikan bahwa sudah tidak ada masalah dan kita pemerintah sudah membantu PLN untuk bisa menjalankan. Tetapi yang lebih dari itu adalah kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat," ujar Bahlil.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |