Jakarta, CNBC Indonesia - Delapan orang dilaporkan tewas dalam ledakan yang terjadi di sebuah pabrik bioteknologi di China utara. Insiden tersebut terjadi di Jiapeng Biotechnology, yang berlokasi di Kota Shuoyang, Provinsi Shanxi, sekitar 400 kilometer di sebelah barat Beijing.
Kantor Berita Xinhua melaporkan, ledakan pada Sabtu (7/2/2026) pagi waktu setempat awalnya menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan hilang. Namun, setelah proses pencarian dan verifikasi, otoritas setempat mengkonfirmasi total korban jiwa mencapai delapan orang.
"Perwakilan hukum perusahaan telah ditahan, dan pemerintah kota telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan," tulis Xinhua dalam laporannya, dikutip Senin (9/2/2026).
Ledakan tersebut terjadi di kawasan lembah pegunungan. Wartawan Xinhua yang berada di lokasi melaporkan terlihat asap kuning gelap mengepul dari area pabrik beberapa jam setelah insiden terjadi. Hingga kini, operasi pencarian dan pengamanan lokasi masih terus berlangsung.
Penyebab ledakan belum dapat dipastikan. Reuters melaporkan belum berhasil menghubungi pihak perusahaan untuk dimintai keterangan. Jiapeng Biotechnology juga diketahui tidak memiliki situs web resmi yang dapat diakses publik.
Berdasarkan data pendaftaran perusahaan, Jiapeng Biotechnology baru didirikan pada Juni 2025. Perusahaan ini bergerak dalam penelitian pakan ternak, produk berbasis batubara, serta bahan bangunan.
Kecelakaan industri bukanlah hal yang jarang terjadi di China. Lemahnya kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja kerap disebut sebagai salah satu penyebab utama. Sebelumnya, pada akhir Januari lalu, sebuah ledakan di pabrik baja di wilayah Mongolia Dalam menewaskan sedikitnya sembilan orang.
(tfa/tfa)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)


