Jakarta, CNBC Indonesia - Realisasi investasi sepanjang tahun lalu jauh melampaui target yang dicanangkan pemerintah, dengan pertumbuhan dua digit dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, sepanjang 2025, realisasi investasi telah mencapai Rp 1.931,2 triliun atau 101,3% dari target pemerintah Rp 1.905,6 triliun.
Lalu, dibandingkan dengan realisasi pada periode Januari-Desember 2024 yang senilai Rp 1.714,2 triliun, capaian sepanjang 2025 itu kata Rosan telah mengalami kenaikan sekitar 12,7%.
"Alhamdulillah mencapai target pada 2025 ini, dan bahkan lebih sedikit," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Perkasa Roeslani saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Rosan mengatakan, dengan capaian investasi yang masuk Rp 1.931,2 triliun terdapat penyerapan tenaga kerja baru yang sejumlah 2,71 juta orang atau naik 10,4% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Mayoritas investasi yang telah terealisasi itu masuk di luar Jawa dengan porsi 51,3% atau senilai Rp 991,2 triliun dan di Jawa Rp 940 triliun. Nilai investasi di Jawa masih naik 10,7% dibanding periode yang sama tahun lalu dan di Jawa juga tumbuh 14,8%.
Investasi yang masuk untuk periode Januari-Desember 2025 itu dalam bentuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp 1.030,3 triliun atau dengan porsi 53,4% dari total investasi yang masuk dan naik 26,6% yoy. Sedangkan penanaman modal asing (PMA) atau FDI Rp 900,9 triliun setara 46,6% dengan kenaikan 0,1% yoy.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)
