HP 'Made in America' Buatan Trump Segera Rilis, Begini Wujudnya

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Ponsel merek Trump Mobile yang sempat ramai diperbincangkan, kabarnya sudah mendekati tahap peluncuran. Perangkat bernama T1 Phone itu disebut akan segera dirilis setelah mengalami sejumlah penundaan dan perubahan spesifikasi.

Dua eksekutif Trump Mobile, Don Hendrickson dan Eric Thomas, mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut memang ada dan sudah mendekati versi produksi final. Namun, unit yang ditampilkan kepada media melalui panggilan video masih berupa prototipe.

Mengutip laporan The Verge, secara desain, ponsel ini tampil berbeda dari konsep awal yang diperkenalkan delapan bulan lalu. Modul kamera yang sebelumnya berbentuk segitiga kini diganti dengan tiga lensa vertikal dalam modul oval hitam bertuliskan "Trump Mobile". Warna emas khas tetap dipertahankan, begitu juga elemen bendera Amerika di bagian bawah bodi.

Trump Mobile. (Dok. Trump Mobile)Foto: Trump Mobile. (Dok. Trump Mobile)
Trump Mobile. (Dok. Trump Mobile)

Spesifikasi yang diusung juga berubah dari rencana awal. T1 Phone kini akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon seri 7, baterai 5.000mAh, memori internal 512GB, serta dukungan kartu microSD hingga 1TB.

Sementara bagian kamera depan dan kamera utama disebut sama-sama beresolusi 50 megapiksel, dengan tambahan lensa ultrawide dan kemungkinan telefoto.

"Ponsel ini punya spesifikasi setara dengan ponsel kelas atas di pasar tahun ini," kata Thomas. Dia bahkan mengklaim perangkat tersebut akan sebanding dengan ponsel yang harganya di atas US$1.000 (sekitar Rp 16,8 juta)

Meski demikian, klaim tersebut masih dipertanyakan, mengingat spesifikasi serupa sudah tersedia di ponsel kelas menengah atas dengan harga jauh lebih murah. Faktor seperti kualitas kamera, fitur tahan air, dan pengisian nirkabel akan menjadi penentu posisi T1 di pasar.

Trump Mobile juga mengonfirmasi adanya kenaikan harga. Konsumen yang sudah membayar uang muka US$100 tetap mendapatkan harga total US$499, yang kini disebut sebagai harga perkenalan.

Sedangkan pembeli berikutnya akan dikenakan harga lebih tinggi, meski dipastikan masih di bawah US$1.000.

Perubahan spesifikasi disebut menjadi salah satu penyebab keterlambatan peluncuran. T1 Phon mundur sekitar enam bulan dari jadwal awal. Perangkat disebut sudah lolos sertifikasi FCC dan sedang menunggu persetujuan jaringan T-Mobile, yang diperkirakan selesai pertengahan Maret. Setelah itu, pengiriman ke pembeli awal akan dimulai.

Dalam beberapa minggu ke depan, Trump Mobile juga berencana melakukan peluncuran ulang dengan menampilkan desain final dan spesifikasi resmi di situs webnya.

Namun, ada satu hal penting yang berubah dari klaim awal. Meski sebelumnya dipromosikan sebagai ponsel "Made in the USA," perusahaan kini mengakui perangkat tersebut hanya melakukan perakitan akhir di Miami. Sebagian besar proses produksi dilakukan di negara lain yang tidak disebutkan, mereka hanya menegaskan bahwa bukan China.

Untuk saat ini, Trump Mobile hanya menyatakan ada tangan orang Amerika di balik setiap perangkat. Perakitan penuh di AS disebut masih menjadi target untuk produk berikutnya, termasuk model yang disebut T1 Ultra.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |