Harga Kabel Diam-Diam Meledak, Pedagang Glodok Ramai-Ramai Teriak

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga kabel diam-diam mengalami kenaikan. Ini disebabkan efek dari harga tembaga global yang mengalami kenaikan dan kenaikan harga bahan baku plastik.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di kawasan sentra elektronik Glodok, Jakarta Barat, Kamis sore (23/4/2026), kenaikan harga kabel cukup bervariasi, tergantung dari jenis kabel dan panjangnya. Namun secara rata-rata, kenaikannya bisa mencapai 15%, atau berkisar Rp 3.000 hingga Rp 10.000.

Kurnia, salah satu pedagang kabel di kawasan ruko Glodok Jaya mengungkapkan kenaikan harga kabel mulai terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Iya, mulai ada kenaikan harga kabel, naiknya beda-beda, tergantung jenisnya dan panjangnya, ya kebanyakan naiknya sampai Rp3.000 - Rp5.000," kata Kurnia saat ditemui CNBC Indonesia.

Ia mencontohkan kabel jenis NYM 2x1.5, kini mencapai Rp21.000 per meter, dari sebelumnya seharga Rp18.000 meter. Berikutnya kabel NYM 2×2.5, kini mencapai Rp28.000 per meter, dari sebelumnya Rp25.000 per meter.

"Ini aja yang NYM, tadinya Rp18.000 per meter, sekarang sudah Rp21.000 per meter, bahkan ada yang sudah mencapai Rp30.000 per meter," lanjutnya.

Pemadaman listrik terjadi pada sejumlah kios di Glodok, Jakarta, Kamis (23/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Pemadaman listrik terjadi pada sejumlah kios di Glodok, Jakarta, Kamis (23/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Senada dengan Kurnia, pedagang kabel lain yakni Hans mengaku juga harga kabel mengalami kenaikan belakangan ini.

"Benar, sudah mulai naik harganya, malah bukan lagi naik, tapi ganti harga," kata Hans.

Kenaikan harga kabel di tokonya juga berbeda-beda. Namun secara rata-rata, kenaikannya mencapai Rp5.000, bahkan Rp10.000.

"Kalau soal berapa kenaikannya, beda-beda ya, tergantung jenisnya dan panjangnya, ada yang naik cuma Rp3.000, ada yang Rp5.000," tambah Hans.

Namun, Mei Mei, pedagang kabel lainnya mengungkapkan harga kabel di tokonya masih relatif stabil. Tetapi Ia mendengar bahwa pedagang lain mulai menaikkan harga.

"Soal harga naik, di toko kami belum ya, masih stabil, ini kabel NYM 2x0,75 2 meter aja masih Rp20.000, tapi memang ada informasi kenaikan," kata Mei Mei.

Ia pun mengeluh jika harga kabel makin mahal, maka dirinya makin sulit untuk berjualan kabel.

"Ya kalau bisa jangan naik sih, makin terhimpit kami nanti, kalau bisa kiamat, kiamat saja lah," ujarnya.

Tak hanya kabel listrik instalasi, kabel LAN juga mulai mengalami kenaikan, di mana hal ini diungkap oleh Eliza, pedagang kabel di Harco Glodok.

"Kabel LAN juga sudah mulai naik, beda-beda sih, cuma kenaikannya dari Rp3.000 sampai Rp5.000," kata Eliza.

Contohnya saja kabel LAN merek Belden UTP CAT 6 , di mana saat ini harganya mencapai Rp10.000 per meter, dari sebelumnya sekitar Rp7.000.

Berikut rincian harga kabel di Glodok, Kamis (23/4/2026).

  1. Kabel NYM 2x1.5, Rp 21.000 per meter, dari sebelumnya Rp18.000 per meter.
  2. Kabel NYM 2x2.5, Rp28.000 per meter, dari sebelumnya Rp25.000 per meter
  3. Kabel NYM 3x2.5, Rp31.000, dari sebelumnya Rp21.000 per meter.
  4. Kabel NYA 1.5 mm, Rp12.800 per meter, dari sebelumnya Rp9.800 per meter
  5. Kabel LAN Belden UTP CAT 6, Rp10.000 per meter, dari sebelumnya Rp7.000 per meter.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |