Bitcoin Bangkit dari Jurang, Investor Raksasa Ini Bergerak Cepat

7 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar aset kripto pada perdagangan Selasa (03/02/2026) menunjukkan upaya pemulihan setelah mengalami tekanan jual hebat di awal pekan. Bitcoin (BTC) berhasil memantul dari titik terendahnya, membawa angin segar bagi pasar yang sempat panik akibat ketidakpastian regulasi pajak di Amerika Serikat.

Sorotan utama pasar hari ini tertuju pada langkah strategis MicroStrategy. Perusahaan pemegang Bitcoin terbesar di dunia tersebut mengumumkan penebusan utang senilai USUS$ 1,05 miliar untuk memitigasi risiko regulasi. Berikut adalah analisis mendalam mengenai dinamika pasar hari ini.

Bitcoin Jauhi Zona Merah, Ethereum Masih Tertinggal

Berdasarkan data perdagangan terkini, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada level US$78.850, mencatatkan kenaikan harian sebesar +1,66%. Kenaikan ini membawa Bitcoin sedikit menjauh dari zona bahaya di bawah US$78.000, meskipun secara mingguan masih mencatatkan koreksi dalam sebesar -10,97%.

Sementara itu, Ethereum (ETH) mencoba bangkit dengan kenaikan harian +2,23% ke level US$2.349. Namun, performa mingguan ETH masih sangat tertekan dengan penurunan -19,93%, mengindikasikan bahwa altcoin belum sepenuhnya lepas dari tekanan likuiditas.

Di sisi lain, Hyperliquid (HYPE) terus mencetak performa gemilang sebagai outlier pasar. Aset ini naik +9,66% hari ini dan +34,79% dalam sepekan, didorong oleh fundamental kuat di sektor derivatif terdesentralisasi.

Apa Itu 'Convertible Notes' MicroStrategy?

Sentimen pasar hari ini sangat dipengaruhi oleh pengumuman MicroStrategy yang akan menebus obligasi konversi senilai USUS$ 1,05 Miliar. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran aturan pajak baru yang dapat merugikan struktur utang perusahaan.

Bagi investor, memahami Convertible Notes sangat penting untuk mengerti strategi Michael Saylor. Michael Saylor merupakan pengusaha asal Amerika Serikat sekaligus salah satu pendukung Bitcoin paling vokal di dunia. Ia menjabat sebagai Executive Chairman Strategy Inc., perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, dan dikenal luas karena transformasinya dari emiten perangkat lunak menjadi pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.

  1. Konsep Dasar
    Ini adalah instrumen utang yang bisa berubah wujud menjadi saham. Investor meminjamkan uang ke MicroStrategy dengan bunga rendah, namun punya opsi menukar utang tersebut menjadi saham jika harga saham perusahaan naik.

  2. Strategi Saylor
    Saylor menggunakan "uang murah" dari utang ini untuk memborong Bitcoin. Jika harga Bitcoin naik, harga saham MicroStrategy ikut naik, dan investor utang akan memilih menukar utangnya menjadi saham. Artinya, Saylor tidak perlu keluar uang tunai untuk melunasi utang, cukup menerbitkan saham baru.

  3. Tujuan Penebusan Hari Ini
    Dengan menebus US$1,05 miliar utang tersebut sekarang, Saylor pada dasarnya sedang melakukan "bersih-bersih" neraca keuangan atau yang biasa kita kenal dengan istilah deleveraging. Hal ini bertujuan mengamankan posisi perusahaan dari potensi sengketa pajak di masa depan, sehingga kepemilikan Bitcoin mereka tetap aman.

Posisi Saylor Saat Ini

Meskipun langkah korporasi tersebut dinilai positif untuk jangka panjang, pasar tetap waspada terhadap posisi harga rata-rata pembelian Bitcoin MicroStrategy yang kini berada di angka US$76.052.

Dengan harga pasar saat ini di kisaran US$78.850, selisih keuntungan MicroStrategy hanya tersisa sekitar 3,6%. Level US$76.000 menjadi batas psikologis krusial. Jika harga Bitcoin jatuh di bawah level ini, posisi portofolio MicroStrategy akan berbalik menjadi unrealized loss, yang dapat memicu sentimen negatif tambahan di pasar ritel.

Outlook: Rainbow Chart Masuk Zona 'Akumulasi'

Secara teknikal, koreksi tajam dalam sepekan terakhir telah mengubah status Bitcoin pada indikator Rainbow Price Chart. Posisi harga saat ini telah turun dari zona "HODL" menuju zona "Accumulate" (Akumulasi) atau "Cheap" hingga sekarang berada pada level "Bitcoin is Dead".

Bagi investor jangka panjang, area ini secara historis dianggap sebagai peluang beli yang paling menarik. Namun, risiko jangka pendek masih tinggi. Pasar diperkirakan akan bergerak volatil di kisaran US$76.000 - US$80.000.

Berdasarkan siklus empat tahunan, berada di zona "Bitcoin is Dead" sangatlah langka dan selama pergerakan dalam sejarah, Bitcoin hanya pernah menyentuh area ini hanya 2x dan pada siklus terakhir berada selama 11 bulan hingga akhirnya benar-benar melanjutkan siklus kenaikannya

Kemampuan Bitcoin bertahan di atas harga modal Saylor (US$76.052) akan menjadi penentu utama apakah pasar akan pulih (rebound) atau lanjut terkoreksi.

Bitcoin Rainbow ChartFoto: Bitcoin Rainbow Chart

-

(gls/gls)

Read Entire Article
| | | |